Rabu, 15 Juni 2011

Si Penguntit Aneh

Jadi beberapa hari yang lalu gw di add oleh seorang pria tak dikenal di FB, biasanya gw jarang menerima permintaan pertemanan dari orang yang tidak dikenal tapi entah kenapa setelah melihat dua teman yang sama dengan si pria tersebut adalah kenalan gw yang menurut gw punya kredibilitas yang lumayan baik juga akhirnya gw terimalah permintaan pertemanan pria itu.

Kemarin pagi tiba-tiba saja dia menyapa gw di chat FB, dia nanya gw lagi sibuk apa, anak udah berapa dan pertanyaan standar lainnya. Karena gw gak ngeh gw tanya dia itu siapa? dan setalah gw liat profilnya baru ngeh kalo dia itu temannya teman gw di FB.

Awalnya sih biasa-biasa aja dia juga bercerita sedikit tentang teman gw yang juga teman satu angkatan dia di Ponpes dulu bla bla bla...

Berhubung gw online dirumah walo status di FB online kadang gw juga sibuk ngurus Dafi, atau beberes rumah dan kadang nggak tau kalo ada yang menyapa atau kirim pesan di inbox. Nah, si pria itu yang gw kasih nama aja Penguntit Aneh nyapa-nyapa terus nanya kenapa pesannya gak dibales. Hellooo emang lu pikir kerjaan gw nongkrong di depan laptop aja sepanjang hari? Tapi gw masih berbaik hati meladeni pertanyaannya. Lama-lama pertanyaannya mulai ganggu, nanya gw kerja apa, kesibukan gw apa, suami gw kerja apa, suami gw pulang jam berapa, apa gw sendirian dirumah dan pertanyaan2 konyol lainnya yang bikin gw ngerasa di kuntit. Eh, dia juga bilang foto gw manis. What? Sebagai orang yang sudah sama-sama menikah gw ngerasa risih aja dia bilang gitu.

Tiba-tiba dia offline mungkin koneksi nya terputus. Eh sejam kemudian dia muncul lagi dan nyapa gw minta maaf tadi soal obrolan kami yang 'sangat seru' itu tiba-tiba terputus :p dan mulai lagi nanya gw sibuk apa nggak, gw lagi ngapain, suami gw udah pulang belum?

Dan tadi pagi pas online dia kembali menyapa, diawali dengan pertanyaan kaya kemaren gw sibuk apa nggak, apa gw jadi ibu RT aja atau kerja juga, trus kembali nanyain suami gw ada dirumah apa nggak. Gw masih mau ngejawab tapi sambil ogah-ogahan. Kemudian dia nanya kapan gw mau nambah anak lagi, mungkin gak masalah kalo hal itu ditanyain oleh teman yang udah lumayan akrab. Gw jawab asal aja, kenapa gak dia aja yang nambah anak duluan. Eh, jawabnya malah ngelantur.

Dia jawab gini : "Saya mah tiap malam berusaha nambah anak, biar anaknya banyak
hehehe"

Gw : .......

Dia : "Klo berhubungan tujuh kali sehari itu normal gak sih bu?"

Gw : (Set dah) " Hiper kali tuh"

Dia : "Ketika baru nikah dulu saya bisa tujuh kali sehari tapi sekarang dua kali sehari aja hehe, kalau ibu berapa kali?"

Gw : (gak bales apa-apa, langsung klik profilnya dan hapus pertemanan dengannya. selesai)

Bukan sekali ini aja gw menghapus pertemanan dengan seseorang di FB, dulu juga pernah dan hampir sama kasusnya dengan si Penguntit Aneh ini, dia sering nyapa kemudian nanya aneh2 dan bikin gw terganggu. Ya udah daripada pusing mending remove aja.

Soal si Penguntit Aneh ini, gw rasanya gak percaya aja orang yang pada awalnya gw pikir sopan dan terpelajar bisa membahas masalah berapa kali dia having sex dengan istrinya dan dengan gak tahu malunya juga menanyakan ke gw berapa kali gw melakukannya dengan suami gw. What the hell!

Gw mau berpikir positif mungkin FB-nya di hack ama orang lain tapi dari cara dia bercerita soal teman gw yang juga temannya di Ponpes dulu rasanya gak mungkin itu adalah orang lain, itu pastilah dia. Wallahualam.

Senin, 30 Mei 2011

bersyukur

Hanya dalam kurun waktu ga sampai 10 menit setelah berkeluh kesah gw seperti ditampar dengan kalimat sederhana yang gw copas dari blog suamigila.com. ini :

Bersyukur atas apa yang kita miliki. Juga bersyukur atas apa yang tidak. Semua yang mampu dicapai dan semua yang tidak mampu dicapai, adalah demi kebaikan kita sendiri. Jadi, tenang saja. Yang penting ikhlas berusaha.

Ok, intinya bersyukur yaaa..padahal udah tau namun tetep butuh penguatan dari orang lain dulu :p

biru

Saya sedang ingin berkeluh kesah.
Tentang punggung yang sering ngilu, tentang pinggang yang sering nyeri, tentang jempol kaki yang luka dan tidak kunjung sembuh, tentang kepala yang cenat-cenut.

Saya sedang ingin berkeluh kesah dan meratapi nasib.
Tentang rasa bosan yang melanda belakangan ini. Tentang rasa jenuh dengan rutinitas, tentang betapa lelahnya saya menjadi ibu rumah tangga

Saya sedang ingin berkeluh kesah
Tentang capek luar biasa saya menghadapi anak yang super aktif, tentang idealisme saya mengurus anak yang kadang bikin sinting sendiri. Kadang saya ingin menyerah saja..

Tapi, saya tidak boleh berkeluh kesah karena katanya dalam hidup kita harus selalu bersyukur dan melihat orang yang lebih susah dari kita agar kita segera sadar. Percayalah kadang-kadang hal-hal semacam itu sangat menyebalkan.

...

Ah, melihat jagoan saya tidur pulas dengan senyum menyungging dibibirnya seharusnya saya bersyukur memilikinya. Anak yang sangat dirindukan kehadirannya oleh jutaan wanita diluar sana namun belum dikasih.

Seharusnya rasa capek saya, rasa nyeri di punggung dan pinggang dan sejuta keluhan lain karena mengurusnya setimpal dengan rasa cinta dan bahagia saya melihatnya tumbuh sehat, dan pintar.

Ya, tentu saja saya bahagia dan bersyukur memilikinya dan menjadi ibunya. Tapi sebagai manusia biasa yang bisa lelah, capek dan bosan tidak bolehkah saya mngeluh?

Ibu butuh 'ruang'' untuk bernafas anakku. Untuk menikmati dunia ibu sendiri, sebentar saja. Agar setelahnya ibu bisa kembali punya energi positif untuk mu.

Senin, 16 Mei 2011

Paijo dan Paijah

Love isn't enough!

Tersebutlah kisah Paijo dan Paijah (keduanya nama samaran). Pasangan serasi dan kompak yang pernah saya kenal. Sebelum memutuskan menikah mereka sudah pacaran kurang lebih 9 tahun, waktu yang sangat panjang bukan? Tidak diragukan lagi betapa mereka saling mencintai satu sama lain.

Mereka pernah mengalami masa-masa sulit, dari memohon restu orang tua Paijah yang kurang begitu senang dengan Paijo yang sederhana, sampai setelah mereka menikah dan jatuh bangun mendirikan usaha demi kelangsungan perekonomian mereka. Syukurlah sekarang mereka sudah mapan secara ekonomi dan dianugerahi tiga orang anak yang cantik-cantik. Trus dimana masalahnya?

Pernikahan selama 13 tahun ternyata sudah mengikis habis cinta mereka. Saya juga tidak tahu bagaimana bisa orang yang pernah tergila-gila satu sama lain, yang begitu kompak dan serasi, yang benar-benar pasangan ideal bisa saling membenci. Kata Paijo, istrinya berselingkuh.

Versi Paijo :
Paijah istri tidak tahu diri, setelah gw ijinkan untuk meniti karir, malah jadi lupa diri. Bersolek untuk laki-laki lain, padahal gw rela mengasuh dan mengurus pekerjaan RT. Gw masih bisa kok menafkahi dia karena gw wiraswasta yang cukup sukses, tapi sebagai suami yang demokratis gw gak mau mengekang istri untuk melanjutkan mimpinya menjadi wanita karir. Tapi apa yg gw dapat? Dia tega mengkhianati suami dan anak-anaknya.

Versi Paijah :
Kami tidak sejalan lagi. Paijo tidak bisa masuk dalam pergaulan gw. Bicaranya juga gak nyambung. Maklum saja, Paijo kan bukan orang kantoran seperti gw. Kadang malu-maluin aja membawa Paijo ke lingkaran pergaulan gw.

Versi Gw:
Paijo terlalu mencintai Paijah, walaupun katanya sudah dikhianati dan segala macam sumpah serapah sudah dia lontarkan pada Paijah namun jauh dilubuk hatinya dia benar-benar takut kehilangan Paijah. Jujur gw salut dengan pengorbanan yang dilakukan Paijo untuk Paijah, mengurus anak dan rumah yang dilakukan sambil menjalankan usahanya. Memasak dan menyiapkan sarapan untuk semua anggota keluarga, mengambil alih semua pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh Paijah. Sungguh beruntung Paijah punya suami seperti Paijo. Paijah tinggal ongkang-ongkang kaki, dan mempercantik diri.

Gw gak tau dimana asal muasal karamnya biduk rumah tangga mereka, yang jelas sekarang Paijah udah lari dari rumah dan membawa ketiga anak mereka. Paijah juga sudah lama tidak menunaikan kewajibannya sebagai istri, bukankah dalam Islam itu sudah jatuh talak satu? Paijo bahkan pernah memergoki istrinya itu bersama laki-laki lain dan yang gw tidak habis pikir Paijo tidak berdaya untuk berbuat apa-apa.

Poor Paijo!

Teringat dari BBM yang dikirim oleh seoraang sahabat beberapa waktu lalu. Dalam pernikhan tidak cukup hanya cinta saja, tapi lebih dari itu yaitu komitmen, tanggung jawab. Mungkin dalam pernikahan cinta bisa saja pudar, tidak menggebu-gebu seperti ketika pacaran ataupun ketika masa bulan madu dulu. Namun ada yang mesti diingat, tanggung jawab kita sebagai suami dan istri yang sudah diikat dalam tali suci benama pernikahan. Bukankah itu janji kita dihadapan Allah?

Sebagai contoh:
Setiap ibu pastilah mencintai anaknya, tapi ketika anak menangis tengah malam, sedangkan dia sendiri sangat mengantuk, kemudian menukar popoknya ditengah malam buta, menggendong dan meninabobo-kan ketika dia sedang rewel bukanlah hal yang menyenangkan. Tapi apa yang membuat si ibu tetap mau melakukannya? tanggung jawab!

Sekali lagi, menjalani pernikahan itu tidaklah mudah. Akan banyak kau temui cacat-cacat kecil dari pasanganmu. Kalau diributin, itu hanyalah cacat kecil tapi kalau dibiarkan tetap agak mengganggu. Kau mungkin juga akan menemukan, pasanganmu tidak lagi membuat penasaran dan gregetan seperti ketika masa pacaran dan PDKT dulu, dan itu sungguh kadang membuat hambar hari-harimu.

Tapi percayalah, kalau pun kau mencoba mencari sosok lain yang lebih sempurna dari pasanganmu yang sekarang, itu tidak menjamin dia tidak memiliki cacat-cacat kecil lain yang juga akan mengganggu :)

Kenapa tidak menghargai yang sudah dimiliki sekarang ini? Toh kita pun pasti memiliki cacat-cacat kecil. Manusia baru akan mengahargai sesuatu setelah dia kehilangan sesuatu itu. Jangan sampai sesal datang kemudian.

To: Paijah dan Paijo semoga mendapat jalan terbaik untuk masalah kalian.

Senin, 09 Mei 2011

Promo Bulan Mei-Juni




Make That Change Welcome Program 100bp

Periode Promo: 9 Mei - 11 Juni 2011

Tampil elegan dengan aksesoris BERKELAS
Dapatkan Produk Kecantikan senilai Rp 1.076.000

Eksklusif!
Make That Change Welcome Program 100bp
Hanya di Program Ini!

3 Langkah Mudah untuk Kemewahan Kelas Dunia

Bergabung Bersama Oriflame Hanya Rp 39.900
Dapatkan Rangkaian Giordani Gold Edisi Terbatas (Limited Edition) Hanya Dalam Program Ini!

BARU! Edisi Terbatas!

Langkah 1:
Bergabung dan penuhi WP1 (100bp), maka bulan berikutnya bisa mendapat Giordani Gold Bronzing Pearls Exclusive Edition Senilai Rp 229.000 GRATIS!

Langkah 2:
Di bulan kedua bergabung, penuhi WP2 (100bp), maka bulan berikutnya bisa mendapat Man Eau de TOilette Senilai Rp 349.000 GRATIS!

Langkah 3:
Di bulan ketiga bergabung,penuhi WP1 (100bp), maka bulan berikutnya bisa mendapat Giordani Gold Bronzing Designer Bag Exclusive Edition Senilai Rp 498.000 GRATIS!


Mau?
Bagi yang minat isi biodata anda silahkan dengan cara meng- KLIK DISINI

Selasa, 26 April 2011

diamond set yang mewah ini bisa jadi milik-mu


bagi yang ingin dapat diamond set ini:


silakan klik disini yaaa

Minggu, 03 April 2011

udah bulan april yaa?


Duh, ga terasa udah April aja. Dan itu berarti udah 2 tahun gw dikota ini dan itu juga brarti seminggu lagi dafi udah 8 bulan :)

Dafi sedang lucu-lucunya sekarang, makin aktif, makin pinter dan makin berat :p
Perkembangannya di 7 menjelang 8 bulan ini :
1. masih merayap, tapi merayapnya udah kenceng banget, dan udah sering juga ngambil ancang-ancang merangkak dengan telapak tangan dan lutut dilantai dan punggung serta pantat digoyang-goyang maju mundur hihihi lucu banget!

2. suka melibas apapun penghalng yang ada didepannya seperti bantal yang bahkan ditumpuk 3 dan body emak-bapaknya, klo dipangku ato digendong suka manjat body kita, dia pikir tangga kali yee? :p

3. suka dibediriin. kalo lagi dpangku dia meregangin kakinya, agar dibediriin dilantai. melihat gelagatnya dia mungkin cepat jalan deh, secara belum 8 bulan udah sering banget bediri dengan pegangan ke benda yang lebih tinggi yang ada didepannya.

4. giginya udah numbuh 2 dibawah. tapi tu gigi udah numbuh pas 6,5 bulan deh sekarang makin gede aja tuh gigi :p

5. suka gigit dan mainin PD emaknya. aduhhh, ni bocah jail banget. gw sering nangis dan tereak-tereka klo dafi kumat jailnya. Yang ada dia malah ketawa dan senyum-senyum seneng. duhh..

6. udah bisa duduk sendiri, walo kadang masih goyang kiri kanan. kalo capek langsung banting body, merayap lagi deh :D

7. babbling tatatata, aghuuuu, abbuuu.. dulu sempat babling mamama dan bababa sekarang udah jarang banget kedengaran nyebut itu. seringnya tatatatta

Kalo soal MPASI, makanannya udah makin bervariasi aja. Kalo untuk serealia gw nagsih tepung beras merah wangi ama beras coklat, trus jagung manis. Kalo sayurnya gw ngasih zucchini, terong ungu, buncis ama labu parang. Untuk buah gw ngasih pepaya, pisang, apel, pir, alpukat, jeruk baby. seminggu belakangan ini gw mulai ngenalin protein, gw ngasih ayam kampung. Nah, kalo untuk penyedap buburnya Dafi gw sering nyetok kaldu. Kaldunya bikin sendiri gw pakai ayam kampung dan kemaren sempat juga bikin kaldu sapi.

Favoritnya dafi:
bubur beras merah/coklat+puree jagung manis+kaldu+daging ayam rebus yang udah diblender. jadilah bubur ayam jagung manis. kalo tiap makan menu ini dia sering mengeluarkan suara ehmmm...ato ammmm..mungkin ekspresi seneng kali yaa. Pas kita mau nyendok tu bubur di mangkok dia udah mangap duluan. seneng banget liatnya :0

Pada dasarnya Dafi suka semua yang gw kasih, cuma pas ngasih puree apel dia mukanya suka 'geli' gitu. eneg kali yaa jadinya gw nyampur puree apel ama bubur beras merah/coklat baru dia lahap makannya.

Tadi gw baru nyoba ngasih labu parang eh, ga taunya dia makan dengan muka aneh gitu. Dan acara makan pun berjalan agak kurang lancar namun gw mengakalinya dengan ngasih pisang ambon kerok yg dicampurin dg buburnya. Akhirnya mau juga si bocah buka mulut hehehe

Menjadi seorang ibu menuntut kita harus kreatif ya? Apalagi soal makan ini. Gw berupaya agar Dafi makan makanan yang emang makanan rumahan no gula garam paling nggak ampe dia satu tahun.

Selama ini Alhamdulillah banget Dafi makannya lancar dan juga lahap, juga ga milih-milih. Cuma dia mungkin intoleran ama kacang ijo. Pernah gw kasih bubur tepungk kacang ijo, eh abis makan itu lipatan tangannya merah dan bentol2 gitu . Sejak saat itu gw langsung stop ngasih bubur kacang ijo. Googling eh ternyata bayi baru boleh dikasih kacang-kacangan paling ngaak usia 9 bulan keats. Pantesss.

Semoga usia 8 bulan nanti Insyaallah Dafi bisa merangkak, tambah sehat, pinter dan aktif. Dan semoga emak-bapaknya juga jadi orang tua yang bijaksana dan makin sabar aja. Amien.